Di
Indonesia, penggunaan teknologi sudah tidak lazim lagi. Dari sebuah pekerjaan
yang kecil hingga yang besar, hampir semuanya menggunakan teknologi. baik itu
berupa bantuan atau pekerjaan keseluruhan. Teknologi sendiri bisa berupa cara
sebuah cara atau solusi, bisa juga berupa peralatan yang bisa memudahan manusia
untuk menyelesaikan pekerjaannya. Jadi tidak heran apabila ada yang namanya
teknologi komunikasi. Dimana teknologi ini merupakan peralatan perangkat keras
yang terdapat dalam organisasi yang memudahkan untuk bertukar nilai-nilai
sosial, agar bisa diproses dan dimengerti satu sama lain. Teknologi komunikasi
akan menjadi bagian penting dari perkembangan kehidupan manusia. Berfokus pada
Hakekat Teknologi Komunikasi dimana ini merupakan penjabaran mengenai secara
jelas mengenai Teknologi Komunikasi itu sendiri. Sebelum memasuki penjelasan
mengenai Hakekat Teknologi Komunikasi, akan lebih baik dimulai dengan
penjelasan secara satu persatu.
Teknologi
1. Metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapan
2. Keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yg diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia
Komunikasi
1. Pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yg dimaksud dapat dipahami; hubungan; kontak;
2. Perhubungan;
Keinginan untuk mencari tahu lebih banyak mengenai Teknologi Komunikasi inilah yang menjadi awal mulai dari kami untuk membahas Hakekat Teknologi Komunikasi.
ilmu pengetahuan dan teknologi
adalah suatu seni (state of art) yang mengandung pengertian teknologi
berhubungan dengan proses produksi; menyangkut cara bagaimana berbagai sumber,
tanah, modal, tenaga kerja dan ketrampilan yang dikombinasikan untuk
merealisasi tujuan produksi. Berdasarkan hal tersebut maka teknologi itu adalah
metode sistematis untuk mencapai setiap tujuan manusia. Dan dalam perkembangan
teknologi dibidang informasi terdapat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information and Communication Technologies (ICT), adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. Pengertian dari Teknologi Komunikasi (Teknokom) adalah peralatan perangkat keras dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilai sosial, yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses dan saling tukar informasi dengan individu-individu-individu lain (Rogers, dalam Abrar. 2003). Teknologi komunikasi dianggap mencakup pengertian yang lebih luas, termasuk sistem, saluran, perangkat keras dan perangkat lunak dari komunikasi modern.
Sebagai satu satuan yang membentuk kata teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Jika komunikasi seperti dalam kamus bahasa Indonesia diartikan sebagai pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami, jika arti komunikasi dikaitkan dengan teknologi maka penekanan kata teknologi komunikasi lebih tertuju kepada kata “media”. Sehingga teknologi komunikasi didefinisikan sebagai alat (media) yang digunakan untuk melakukan penyampaian informasi kepada orang lain dengan efektif dan efisien. Lebih jelasnya media yang dimaksud dapat berupa komputer, teleconferencing, video, animasi, multimedia interaktif, jaringan internet dll.
Secara tersirat definisi di atas bahwa Teknokom adalah alat. Teknokom dilahirkan oleh sebuah struktur ekonomi, sosial dan politik. Teknokom membawa nilai-nilai yang berasal dari struktur ekonomi, sosial, dan politik tertentu. Teknokom meningkatkan kemampuan indera manusia, terutama kemampuan mendengar dan melihat.
Keempat aspek di atas teknologi komunikasi ini menjadi kriteria dalam menilai apakah sebuah alat (hardware) merupakan teknokom atau tidak. Jika keempat kriteria ini tidak dimiliki oleh sebuah alat (hardware), maka ia tidak bisa dikatakan sebagai sebuah teknokom.
Misal sebutlah telepon seluler (ponsel).
ponsel menegasikan nilai tradisional (misalnya sowan), menciptakan gaya hidup dan tingkah laku kapitalis yang profit orinted dan mengamalkan budaya konsumtif, ponsel menjadikan penggunanya memiliki ideologi baru dalam konteks intelektualitas dan moralitas.
Teknologisasi yang terjadi di dunia ketiga adalah ibarat pedang bermata dua, yakni sebagai pembawa dan penghancur nilai-nilai. Sebagai pembawa nilai-nilai yang berjuis-kapitalis Barat yang rasionalistik, individualistik, positivistik, tapi juga sekaligus sebagai penghancur budaya lokal yang religius-asketis, fatalis serta memegang teguh prinsip-prinsip collective collegia (Denis Coulet, dalam Abrar 2003.
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information and Communication Technologies (ICT), adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. Pengertian dari Teknologi Komunikasi (Teknokom) adalah peralatan perangkat keras dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilai sosial, yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses dan saling tukar informasi dengan individu-individu-individu lain (Rogers, dalam Abrar. 2003). Teknologi komunikasi dianggap mencakup pengertian yang lebih luas, termasuk sistem, saluran, perangkat keras dan perangkat lunak dari komunikasi modern.
Sebagai satu satuan yang membentuk kata teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Jika komunikasi seperti dalam kamus bahasa Indonesia diartikan sebagai pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami, jika arti komunikasi dikaitkan dengan teknologi maka penekanan kata teknologi komunikasi lebih tertuju kepada kata “media”. Sehingga teknologi komunikasi didefinisikan sebagai alat (media) yang digunakan untuk melakukan penyampaian informasi kepada orang lain dengan efektif dan efisien. Lebih jelasnya media yang dimaksud dapat berupa komputer, teleconferencing, video, animasi, multimedia interaktif, jaringan internet dll.
Secara tersirat definisi di atas bahwa Teknokom adalah alat. Teknokom dilahirkan oleh sebuah struktur ekonomi, sosial dan politik. Teknokom membawa nilai-nilai yang berasal dari struktur ekonomi, sosial, dan politik tertentu. Teknokom meningkatkan kemampuan indera manusia, terutama kemampuan mendengar dan melihat.
Keempat aspek di atas teknologi komunikasi ini menjadi kriteria dalam menilai apakah sebuah alat (hardware) merupakan teknokom atau tidak. Jika keempat kriteria ini tidak dimiliki oleh sebuah alat (hardware), maka ia tidak bisa dikatakan sebagai sebuah teknokom.
Misal sebutlah telepon seluler (ponsel).
ponsel menegasikan nilai tradisional (misalnya sowan), menciptakan gaya hidup dan tingkah laku kapitalis yang profit orinted dan mengamalkan budaya konsumtif, ponsel menjadikan penggunanya memiliki ideologi baru dalam konteks intelektualitas dan moralitas.
Teknologisasi yang terjadi di dunia ketiga adalah ibarat pedang bermata dua, yakni sebagai pembawa dan penghancur nilai-nilai. Sebagai pembawa nilai-nilai yang berjuis-kapitalis Barat yang rasionalistik, individualistik, positivistik, tapi juga sekaligus sebagai penghancur budaya lokal yang religius-asketis, fatalis serta memegang teguh prinsip-prinsip collective collegia (Denis Coulet, dalam Abrar 2003.

Kalimat awalnya sudah salah. Apa itu lazim? Perhatikan makna kata sebelum menyusunnya menjadi kalimat. Lazim bermakna sudah biasa; sudah menjadi kebiasaan; sudah umum (terdapat, terjadi, dilakukan, dsb). Coba baca lagi, dan artikan! Perhatikan juga EYD!
BalasHapus