Minggu, 19 Mei 2013

Pengaruh munculnya gadget

Latar Belakang Sripsi

Manusia yang hidup di jaman sekarang ini berada pada masa yang serba canggih, banyak informasi dari belahan dunia manapun bisa di akses dengan mudah hanya dengan alat atau barang elektronik yang mempunyai fungsi khusus. Sangat menguntungkan memang bisa melakukan aktivitas seperti browsing-browsing atau berselancar di dunia maya hanya dengan sebuah perangkat canggih yang bisa dengan mudah kita operasikan. Perangkat gadget ini pun juga sudah menjamur di lingkungan kita bahkan pengguna usia anak-anak pun sudah bisa mengaksesnya.
Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita melihat bermacam-macam jenis gadget yang hampir digunakan oleh semua kaum remaja.Gadget sangat berperan penting bagi kehidupan manusia guna untuk berkomunikasi, memperbanyak relasi, menambah wawasan dan pengetahuan, pendidikan, bisnis. Namun disisi lain terjadi hal yang berlawanan disebabkan oleh faktor keteledoran pemakainya atau kekurang tepatan dalam memanfaatkan fungsi yang sebenarnya.
Remaja pada zaman modern tentunya tidak ingin di judge sebagai orang gaptek, yang terlihat biasanya remaja kini membawa gadget kemanapun mereka pergi. Bahkan murid-murid sekolah terlambat masuk sekolah gara-gara main game online, menghilangkan stress, galau, kebosanan dengan gadget.,selain itu  gadget menurut mereka bisa dibilang sudah menjadi gaya hidup mereka sehari-hari, statement yang biasanya mereka bilang “Nggak bisa hidup dan terlepas dari gadget, rasanya berat kalau gak ada gadget yang di genggam,  Dengan pokok utama saya mengambil contoh mengenai latar belakang mengenai pengaruh besar dampak gadget di masyarakat. Adapun pengaruh besar terhadap sisi  positif dan negatif dari perkembangan gadget.
Adapun contohnya dari sisi positif
1.     Imformasi yang ada di masyarakat dapat langsung diterimah masyarakat
2.     Hubungan sosial antar masyrakat dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja
3.     Sosialisasi kebijakan pemerintah dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat
4.     Sarana untuk  hiburan

Adapun juga sisi negatif adanya gadget
1.     Timbulnya jenis kejahatan baru seperti penipuan , pornografi, pengiriman email sampah (spam) , pengiriman virus
2.     Kurangnya ruang privasi
3.     Bisa membuat seorang anak menjadi kecanduan dan penggunaan tidak sesuai kondisi

Selasa, 07 Mei 2013

Biografi Goenawan Susatyo Mohamad




Goenawan Susatyo Mohamad merupakan seorang jurnalis dan sastrawan yang kritis dan berwawasan luas. Tanpa lelah, ia memperjuangkan kebebasan berbicara dan berpikir melalui berbagai tulisan dan organisasi yang didirikan-nya. Tulisannya banyak mengangkat tema HAM, agama, demokrasi, korupsi, dan sebagainya. Seminggu sekali menulis kolom "Catatan Pinggir" di Majalah Tempo.
Pendiri dan mantan Pemimpin Redaksi Majalah Berita Tempo kelahiran Karangasem Batang, Pekalongan, Jawa Tengah, 29 Juli 1941, ini  pada masa mudanya lebih dikenal sebagai seorang penyair.  Ia ikut menandatangani Manifesto Kebudayaan 1964 yang mengakibatkannya dilarang menulis di berbagai media umum.
Ia juga pernah menjadi Nieman fellow di Universitas Harvard dan menerima penghargaan Louis Lyons Award untuk kategori Consience in Journalism dari Nieman Foundation, 1997. Secara teratur, selain menulis kolom Catatan Pinggir, ia juga menulis kolom untuk harian Mainichi Shimbun (Tokyo).

Ia menulis sejak berusia 17 tahun, dan dua tahun kemudian menerjemahkan puisi penyair wanita Amerika, Emily Dickinson. Sejak di kelas VI SD, ia mengaku menyenangi acara puisi siaran RRI. Kemudian, kakaknya yang dokter (Kartono Mohamad, mantan Ketua Umum PB IDI) ketika itu berlangganan majalah Kisah, asuhan H.B. Jassin. "Mbakyu saya juga ada yang menulis, entah di harian apa, di zaman Jepang," tutur Goenawan.

Pada 1971, Goenawan bersama rekan-rekannya mendirikan Majalah Mingguan Tempo, sebuah majalah yang mengusung karakter jurnalisme majalah Time. Di sana ia banyak menulis kolom tentang agenda-agenda politik di Indonesia. Jiwa kritisnya membawanya untuk mengkritik rezim Soeharto yang pada waktu itu menekan pertumbuhan demokrasi di Indonesia. Tempo dianggap sebagai oposisi yang merugikan kepentingan pemerintah sehingga dihentikan penerbitannya pada 1994.

Goenawan Mohamad kemudian mendirikan Aliansi Jurnalis Independen (AJI), asosiasi jurnalis independen pertama di Indonesia. Ia juga turut mendirikan Institut Studi Arus Informasi (ISAI) yang bekerja mendokumentasikan kekerasan terhadap dunia pers Indonesia. ISAI juga memberikan pelatihan bagi para jurnalis tentang bagaimana membuat surat kabar yang profesional dan berbobot. Goenawan juga melakukan reorientasi terhadap majalah mingguan D&R, dari tabloid menjadi majalah politik.

Ketika Majalah Tempo kembali terbit setelah Pak Harto diturunkan pada 1998, berbagai perubahan dilakukan seperti perubahan jumlah halaman namun tetap mempertahankan mutunya. Tidak lama kemudian, Tempo memperluas usahanya dengan menerbitkan surat kabar harian bernama Koran Tempo.

Setelah terbit beberapa tahun, Koran Tempo menuai masalah. Pertengahan bulan Mei 2004, Pengadilan Negeri Jakarta Timur menghukum Goenawan Mohamad dan Koran Tempo untuk meminta maaf kepada Tomy Winata, (17/5/2004). Pernyataan Goenawan yang dimuat Koran Tempo pada 12-13 Maret 2003 dinilai telah melakukan pencemaran nama baik bos Arta Graha itu.

Goenawan yang biasa dipanggil Goen, mempelajari psikologi di Universitas Indonesia, mempelajari ilmu politik di Belgia dan menjadi Nieman Fellow di Harvard University, Amerika Serikat. Goenawan menikah dengan Widarti Djajadisastra dan memiliki dua anak.

Selama kurang lebih 30 tahun menekuni dunia pers, Goenawan menghasilkan berbagai karya yang sudah diterbitkan di antaranya kumpulan puisi dalam Parikesit (1969) dan Interlude (1971), yang diterjemahkan ke bahasa Belanda, Inggris, Jepang, dan Prancis. Sebagian eseinya terhimpun dalam Potret Seorang Penyair Muda Sebagai Si Malin Kundang (1972), Seks, Sastra, dan Kita (1980), dan Catatan Pinggir (1982).

Hingga kini, Goenawan Mohamad banyak menghadiri konferensi baik sebagai pembicara, narasumber maupun peserta. Salah satunya, ia mengikuti konferensi yang diadakan di Gedung Putih pada 2001 dimana Bill Clinton dan Madeleine Albright menjadi tuan rumah.

Biodata Lengkap Goenawan Susatyo Mohamad

Nama:Goenawan Susatyo Mohamad
Lahir:Karangasem Batang, Jawa Tengah, 29 Juli 1941
Agama:Islam

Istri:
Widarti Djajadisastra

Anak:
2 orang

Pendidikan:
- SR Negeri Parakan Batang, (1953)
- SMP Negeri II Pekalongan, (1956)
- SMA Negeri Pekalongan, (1959)
- Fakultas Psikologi UI Jakarta, (tidak selesai)

Karya Tulis:
- Parikesit, (kumpulan puisi, 1973)
- Potret Seorang Penyair Muda sebagai si Malin Kundang (esei), (Pustaka Jaya, 1974)
- Interlude, (puisi, 1976)
- Sex, Sastra, Kita (esei), (Sinar Kasih 1980)
- Catatan Pinggir, (Grafitipers, 1982)

Penghargaan:
- Internasional dalam Kebebasan Pers (International Press Freedom Award) oleh Komite Pelindung Jurnalis (Committee to Protect Journalists), (1998)
- Internasional Editor (International Editor of the Year Award) dari World Press Review, Amerika Serikat, (Mei 1999)
- Louis Lyons dari Harvard University Amerika Serikat, (1997)
- Penghargaan Professor Teeuw dari Leiden University Belanda, (1992)

Organisasi dan Karir:
- Redaktur Harian KAMI, (1969-1970)
- Redaktur Majalah Horison, (1969-1974)
- Pemimpin Redaksi Majalah Ekspres, (1970-1971)
- Pemimpin Redaksi Majalah Swasembada (1985)
- Pemimpin Redaksi Majalah TEMPO, (1971-sekarang)

Sumber: http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/g/goenawan-mohamad/index.shtml

(Sripo) Penggalangan dana pelajar kiatan muhamadiyah

-->

Luar biasa apa yag di lakukan anak-anak pelajar muhamadiyah ini, mereka adalah sosok yang patut di contoh bagi pelajar yang lain. Mereka rela berpanas-panasan demi menggalang dana korban bencana gas di prabumulih. Hampir seluruh pelajar muhamadiyah turun kejalan meskipun mereka harus menyisikan waktu belajarnya. Mereka memulai penggalangan dana pada hari senin. (8/4). Dari pukul 11:00-03:00 wib. Meskipun matahari cukup terik menyengat tapi mereka tetap antusias. Husni salah satu pelajar muhammadiyah mengatakan sangat senang mengikuti bakti sosial, selain menjadi contoh yang baik bagi pelajar dan masyarakat, mereka juga dapat mendidik kepedulian masyarakat agar dapat membantu saudaranya yang sedang tertimpa musibah.”ujarnya”.

Marwiyah mahasiswa Stisipol Candradimuka Palembang

Kamis, 25 April 2013

(Resensi Buku ) Bagaimana Orang Berpikir Sebelum Bertindak

-->

Teori yang berada dalam kelompok sosiopikologi memberikan perhatiannya pada bagaimana  komunikator individu mengelola pesan. Berbagai riset dan teori yang berada dalam tradisi ini cenderung berorientasi kognitif yang menjelaskan bagaimana manusia mengintegrasikan informasi dan merencanakan pesan. Tradisi pemikiran yang bersumber pada ilmu psikologi sosial ini berupaya mengamati pada berbagai pilihan dan strategi individu untuk mencapai berbagai tujuan pesan yang tertanam secara internal di dalam diri individu. Beberapa teori dalam tradisi ini melihat berbagai perbedaan individu dalam hal bagaimana kecenderungan atau orientasi individu dalam merencanakan dan mendesain pesan mereka. Menurut Greene , setiap elemen ingatan yang diaktifkan tersebut pada awalnya menjadi bagian dari berbagai catatan procedural, namun pikiran anda mengambil keluar berbagai elemen yang diaktifkan itu untuk kemudian digabungkan menjadi “koalisi”. Contoh kasus pada saat anda melihat temen anda, pikiran anda akan menarik keluar elemen ingatan untuk membentuk berbagai kalisi yang masing masing akan enjad sejumlah catatan procedural baru , namun anda kemungkinan tidak akan menggunakan semuanya. Dan koalisi tersbut , maka pikiran anda lakukan. Proses demikian  disebut dengan representasi keluaran (output representation ) , yaitu segala ingatan yang anda butuhkan agar anda dapat bertindak dengan tepat dan teratur , mulai dari yang paling mdah ( low level ) seperti mengucapkan kata kata, hingga yang paling sulit (high level) . seluruh tindakan misalnya bagaiman mengucapkan kata kata hingga bagaimana menyatakan simpati saling berhubungan dengan ketat saat ini . berbagai hubungan lain yang menjadi bagian dari catatan procedural yang urang relevan dengan situasi tersebut akan menyusut dalam suatu proses yang disebut dengan “pembusukan “ (decay).

 

 

Tips Cara Berpikir Sebelum Bertindak

Yang pertama adalah what. Artinya apa saja kemungkin tindakan yang bisa kita lakukan? Ada banyak sekali selain apa yang ada di dalam benak Anda saat ini. Anda perlu mengeksplor apa saja yang sebenarnya bisa Anda lakukan untuk mencapai target yang sama. Apakah apa yang ada di dalam benak Anda itu adalah cara terbaik? Memangnya tidak ada cara yang lain? Anda memang perlu berpikir kreatif disini.
Jika Anda berkata: “memang tidak ada cara yang lain”, artinya Anda belum berpikir sebelum bertindak, setidaknya Anda belum mengoptimalkan kekuatan atau kemampuan Anda berpikir. Atau bisa jadi, kemampuan Anda menghasilkan ide masih kurang. Jika ini penyebabnya, artinya Anda perlu meningkatkan kemampuan berpikir Anda.
Yang kedua adalah how. Anggaplah Anda sudah menyimpulkan apa yang akan Anda lakukan untuk meraih hasil terbaik. Pertanyaanya ialah bagaimana cara melakukannya yang terbaik? Ya, akan ada banyak cara melakukan sebuah tindakan. Anda bisa memilih cara melakukan tindakan yang terbaik agar memberikan hasil yang terbaik. Jangan berpikir Anda sudah melakukan tindakan dengan cara yang terbaik.
Jadi pilihan itu banyak, selain apa yang harus dilakukan, juga bagaimana cara melakukannya.

Tidak Selamanya Sempat Berpikir

Memang, tidak selamanya kita memiliki kesempatan untuk berpikir sebelum bertindak. Ada keputusan yang harus diambil segera dalam hitungan sepersekian detik. Atau keputusan mendesak untuk diambil tanpa ada waktu untuk melakukan analisa dan mengeksplor kemungkinannya.
Lalu apa yang harus dilakukan.
Tentu saja, jika memang harus bertindak tanpa berpikir, maka ambilah tindakan atau keputusan itu. Lalu bagaimana jika salah? Tentu saja, kemungkinan salah itu selalu ada. Tapi tidak apa-apa, sebab salah memang bagian dari hidup kita. Tidak mengambil keputusan jelas salah, mengambil keputusan memberikan peluang untuk mendapatkan keputusan atau tindakan yang benar. Jadi ambilah keputusan itu.
Namun, ada cara meningkatkan kualitas keputusan Anda saat tidak berpikir, yaitu dengan meningkatkan kualitas pikiran bawah sadar Anda. Sebenarnya, saat Anda merasa tidak berpikir, itu adalah pikiran sadar. Pikiran bawah sadar tetap berpikir sesuai dengan pola pikir (paradigma) yang ada dalam diri Anda. Cara meningkatkan kualitas pikiran adalah dengan meningkatkan pola pikir anda , meningkatkan kepercayaan diri, berpikir kritis, dan meningkatkan kreativitas.

 


(Argumentasi) Kini Hadir Tiga Store Electronic Solution di Kota Palembang

-->

PT. Electronic Solution Indonesia (ES) merupakan salah satu perusahaan ritel elekronik  modern dan terbesar di Indonesia. Di tahun 2012, Electronic Solution telah hadir di Indonesia selama lebih dari 6 tahun. Saat ini Electronic Solution  memiliki 33 gerai  yang tersebar di wilayah Jakarta, Bandung, Pekanbaru, Solo, Makassar, Yogyakarta, Batam, Balikpapan, Surabaya, Semarang dan Palembang. Kedepannya, segera dibuka toko ES di daerah Cirebon. Electronic Solution mengusung konsep One stop shopping  yang bertujuan untuk menambah kenyamanan para pelanggan dalam berbelanja produk elektronik. Berbagai pilihan brand elektronik terkenal tersedia di gerai ini seperti LG, Sharp, Samsung, Sony, Toshiba, Polytron, Panasonic dan lain-lain.

ES didukung oleh tim professional dan berpengalaman belasan tahun di bidang retail di Indonesia.  ES telah meraih penghargaan Top Brand Award sebagai  pilihan utama toko elektronik masyarakat Indonesia di tahun 2010, dan Master Brand Award 2012 untuk pilihan utama toko elektronik  masyarakat Makassar.
Dan khususnya akan di buka di kota Palembang yang  store ketiga di Palembang ini,  akan di buka di Palembang squere tepatnya pada bulan mei 2013 akan di buka .
Selama pembukaan Electronic Solution, pengunjung dapat menikmati  penawaran special, yaitu:

1. Potongan harga hingga 80% + Cicilan  0% untuk seluruh kartu kredit hingga 24 bulan.

2. Promo BUNGA RINGAN untuk ADIRA, Spektra dan Kredit Plus.
ADIRA  : 0.88% untuk member & 0.99% non member
Spektra  : Tambahan diskon hingga 10% dengan cicilan 0% selama 3 bulan,
0.88% selama 6 bulan atau bunga 0.99% selama 12 bulan
Kredit Plus : Bebas Bunga 0%

3. Program harga termurah dimulai dari harga 39.000 (Promo terbatas dan selama persediaan masih ada).

4. Program Sale jam tertentu dengan harga terendah.

5. Program Lelang harga mulai dari Rp.33.000.- bagi para pengunjung yang dilakukan selama 2 X  per hari, setiap pukul 15.00 WIB dan pukul 19.00 WIB.

6. Potongan harga ES member sebesar 50%.- yang mengajukan aplikasi ES Membership selama acara Grand Opening ES Palembang indah mall berlangsung.

7. Dapatkan diskon 50% untuk perpanjangan garansi dari 1+3 tahun, selama 4 hari (14 – 17 Juni 2012).

8. Dapatkan exclusive gift khusus ES Member yang berbelanja minimal 2 juta (selama persediaan masih ada )

9. Dapatkan Payung Exclusive bagi yang berbelanja minimal 15 juta. Tidak berlaku kelipatan dan selama persedian masih ada.

10. Dapatkan Diskon special dari berbagai macam tenant seperti : Excelso, Accent, dan Hotel The Jayakarta Daira Palembang hanya dengan menunjukkan kartu ES Member.